input license here

Kisah Syarifah Dan 3 Anaknya

Kisah Syarifah Dan 3 Anaknya

Ada seorang syarifah janda ditinggal wafat suaminya & meninggalkan 3 orang anak perempuan. Karena tak ada makanan untuk dimakan, Sang syarifah meminta pertolongan kesana kemari untuk memenuhi kebutuhannya & 3 orang anaknya. Sampai ketika melihat seorang guru besar Islam beserta para muridnya. Pada saat guru besar Islam itu diberitahukan oleh syarifah akan hal keadaannya maka sang guru berucap: " berikan aku bukti bahwa kau adalah syarifah," sambil tidak mau memalingkan wajahnya ke arah syarifah. Karena dicuekin, sang syarifah pun pergi dengan hampa. Lalu syarifah ini melihat ada seorang saudagar kaya yang sedang duduk. Sang syarifah bertanya kepada seseorang "Siapa orang itu?" Maka dijawab: "Dia adalah seorang Majusi (penyembah matahari) yang menjadi pengurus kota ini, karena terpaksa sang syarifah terpaksa minta bantuan kepada si majusi tersebut. Ternyata dia baik hati dan membantu syarifah & anak-anaknya. Sehingga mereka disuruh bermalam di rumahnya & makan makanan yang enak serta menginap dengan keadaan yang sangat lebih baik dari sebelumnya..

Singkat Cerita.. Pada malam itu sang guru besar Islam bermimpi. Dalam mimpinya dia melihat hari kiamat, & melihat ada istana megah luar biasa di surga.
Kaum muslimin masuk surga atas perintah Baginda Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wassalam , akan tetapi Baginda Rasul memalingkan wajahnya dari sang guru besar Islam. Sang guru berkata: "Ya Rasulullah, kenapa engkau enggan memandangku padahal aku muslim?" Maka Baginda Nabi menjawab: "berikan aku bukti bahwa kau memang muslim!" Sang gurupun panik luar biasa. Seketika Baginda Mulia Rasulullah Muhammad Sholallahu 'Alaihi Wassalam  berucap: "Ingatkah engkau di dunia pernah berkata sedemikian pada cucuku? ". Akhirnya sang guru terbangun dari tidur & menangis dahsyat. Lalu bergegas menyuruh muridnya mencari sang syarifah ke penjuru kota.

Alhasil, sang guru tahu bahwa sang syarifah di tempat saudagar majusi. Sang gurupun bergegas kesana. Saat bertemu saudagar majusi, sang guru berucap: "wahai fulan, tolong serahkan si syarifah padaku. Aku mau memuliakan beliau." Si saudagar majusi menolak & tidak mau menyerahkan sang syarifah.
Kemudian sang guru besar memaksa saudagar majusi dan menawarkan sejumlah harta yang besar agar sang syarifah diserahkan padanya. Tapi sungguh disayangkan karena lagi² sang saudagar tetap menolak. Akhirnya sang guru besar bercerita perihal mimpinya pada si saudagar majusi.
Saudagar berucap: "ketahuilah wahai guru besar. Sesungguhnya istana yang sangat megah yang kau lihat dalam mimpi itu kepunyaanku. Itu sebagai hadiah kecil yang diberikan padaku karena aku telah menolong sang syarifah serta anak-anaknya & ketahuilah bahwa aku, istriku, anak-anakku, serta semua yang ada di rumahku telah bersaksi ;
" ASYHADU 'ALAA ILAAHA ILALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASULULLAH." Kami masuk Islam lantaran keberkahan yang dibawa syarifah. & di dalam mimpi Baginda Rasulullah berkata padaku: "sesungguhnya engkau telah ditakdirkan sebaga muslim serta keluargamu ".. Sang guru besarpun menangis terisak-isak & sangat menyesali perbuatannya.

Note : " Ini adalah salah satu kisah dari sekian banyak kisah keutamaan memuliakan para anak-cucu, ahlul bait Baginda Rasulullah Muhammad Sholallahu 'Alaihi Wassalam.. & ingatlah manusia yang tak pernah memikirkan kesusahan manusia lain maka manusia seperti ini akan sulit bertemu Baginda Rasulullah di akhirat nanti " Wallahu'alam.. 

❣اللهم صل على سيدنا محمد النبي الامي وعلى اله وصحبه وسلم❣
Baca Juga
Fathesshop
"Kegagalan Adalah Hal Yang Biasa"
SHARE
Subscribe to get free updates

Posting Komentar